Archive

Archive for May, 2008

JALAN KAKI , SEHAT TANPA CEDERA

May 30, 2008 1 comment

Sebenarnya sudah lama saya ingin memosting tentang manfaat berjalan kaki, tapi baru kali ini baru terlaksana. walau begitu semoga tidak mengurangi niatku untuk berbagi artikel buat temen-temen sekalian. dan semoga pula mendapatkan manfaat dari artikel tersebut…

Jalan kaki merupakan olahraga murah tapi menyehatkan. Bahkan, bisa bikin langsing. Risiko cedera pun amat kecil.

Banyak alasan seseorang melakukan latihan jalan kaki. Tahu atau tidak alasan sebenarnya, umumnya mereka menyatakan alasan kesehatan. Benar! Jalan kaki memang memberi manfaat kesehatan pada jantung, otot dan persendian, tulang, metabolisme, bobot badan, dan pikiran.

Segudang manfaat

Berolahraga jalan kaki secara teratur bisa menguatkan jantung dengan meningkatkan efisiensinya. Latihan jalan kaki, yang dilakukan seumur hidup, juga menurunkan risiko serangan jantung dan penyakit pembuluh-pembuluh koroner.

Jalan kaki kebugaran juga menguatkan otot-otot, ligamen, tendon, dan tulang rawan, serta mengencangkan otot-otot kaki. Jalan kaki pun menguatkan tulang. Khusus pada wanita muda, jalan kaki dapat memperlambat terjadinya osteoporosis (keropos tulang).

Dengan jalan kaki teratur sistem dalam tubuh menjadi lebih baik dalam pengaturan gula darah. Karenanya, banyak penderita diabetes mellitus dapat mengurangi kebutuhan insulin bila mereka melakukan latihan jalan kaki.

Jalan kaki pula yang merupakan olahraga ideal untuk menjaga bobot badan, karena dapat meningkatkan penggunaan kalori, mengendalikan nafsu makan, dan membakar lemak. Kalau jumlah kalori yang kita gunakan untuk jalan kaki sama dengan yang kita konsumsi, kita dapat memelihara bobot badan. Jika kalori yang terbakar lebih banyak dari yang kita konsumsi, kita bisa menurunkan bobot badan. Yang tak kalah pentingnya, jalan kaki dapat meningkatkan gambaran diri serta mengurangi depresi (susah berkepanjangan) dan kecemasan.

Olah raga ini mempunyai manfaat kurang lebih sama dengan joging, tetapi pembebanan pada badan lebih kecil. Ketika melakukan joging, kedua kaki kita terangkat dari tanah pada setiap langkah, yang dapat memaksa badan kita menyerap benturan dengan kekuatan 3 – 4,5 kali bobot badan kita. Sebaliknya, saat jalan kaki salah satu kaki selalu di tanah, dan ketika kaki mendarat benturannya kurang lebih 1,25 kali bobot badan kita. Jadi, risiko cedera pada jalan kaki lebih kecil. Perbedaan lainnya, jalan kaki memberikan hasil lebih lambat dibandingkan dengan joging. Untuk mendapatkan manfaat yang sama perlu waktu lebih lama.

Hasil penelitian menyatakan, nilai aerobik jalan kaki termasuk baik. Penelitian di Universitas Wake Forest Carolina Utara pada 1971 menunjukkan, terjadinya peningkatan 18% dalam konsumsi oksigen serta penurunan bobot badan dan lemak pria tengah baya yang melakukan program jalan kaki selama 20 minggu.

Sementara, penelitian di Universitas Massachusetts pada 1987 melaporkan, 67% pria dan 91% wanita yang diteliti dapat mencapai denyut nadi dalam zona latihannya pada waktu mereka jalan 1,6 km secepat-cepatnya dapat mereka lakukan. Penelitian menunjukkan pula bahwa pria dan wanita yang telah mencapai puncak kebugaran dapat memperoleh manfaat aerobik dari jalan kaki.

Latihan yang baik

Bila kita telah menetapkan jalan kaki sebagai olahraga kita, sebaiknya kita mengetahui frekuensi latihannya, kecepatan jalan kakinya, dan lamanya melakukan latihan. Kita harus mengetahui takaran latihan ini agar tidak mudah mengalami cedera dan dapat meningkatkan daya tahan (endurance) jantung dan peredaran darah kita.

Frekuensi yang baik untuk jalan kaki paling sedikit tiga kali seminggu (tidak pada hari-hari yang berurutan). Lebih baik lagi bila kita berlatih 4 – 5 kali per minggu.

Intensitas latihan juga harus cukup. Yang dimaksud intensitas di sini adalah kecepatan kita harus berlatih jalan kaki agar mencapai zona latihan, yakni ketika denyut nadi kita mencapai 60 – 80% denyut nadi maksimum (220 dikurangi umur dalam tahun). Rata-rata, kecepatan yang diperlukan sedikit lebih cepat dari 6 km per jam. Kebanyakan, kita cuma jalan kaki dengan kecepatan kurang dari 4 km per jam. Oleh karenanya, kita harus sedikit mempercepat agar lebih bermanfaat untuk mendapatkan cukup nilai aerobik.

Latihan sebaiknya dilakukan sedikitnya selama 20 menit dalam zona latihan. Makin lama kita lakukan hasilnya akan lebih baik.

Untuk dapat melakukan latihan dengan aman, sebaiknya kita memulai latihan dengan pemanasan, dilanjutkan dengan latihan inti, dan diakhiri dengan pendinginan (cooling down).

Dalam pemanasan kita mulai dengan jalan pelan-pelan selama 3 – 5 menit. Tujuannya, untuk membantu badan melonggarkan kekakuan dengan meningkatkan aliran darah ke otot, meningkatkan denyut jantung secara bertahap hingga mencapai zona latihan, dan mengurangi hambatan-hambatan pada jantung. Menit-menit awal jalan kaki ini juga untuk memberi waktu melakukan persiapan mental.

Selanjutnya, kita lakukan peregangan-peregangan ringan selama beberapa menit. Peregangan lebih efektif bila otot-otot telah panas. Peregangan ini dilakukan dengan perlahan-lahan tanpa memantul-mantul. Selama peregangan kita bernapas secara teratur. Peregangan dilakukan sampai otot terasa tertarik tapi tidak sampai sakit. Bila terasa kurang enak, peregangan segera kita hentikan.

Usai peregangan, barulah kita melakukan latihan inti, yakni jalan kaki dengan kecepatan zona latihan. Setelah lama latihan dalam zona latihan kita anggap cukup, kita akhiri latihan dengan pendinginan. Caranya, jalan perlahan-lahan dan melakukan peregangan-peregangan seperti sebelum latihan inti sekitar 10 menit. Pendinginan ini membantu agar darah tidak mengumpul di kaki dan dapat menghindari pusing-pusing dan ritme jantung yang abnormal. Juga untuk menjaga agar otot-otot tidak menjadi kaku yang dapat menyebabkan rasa sakit.

Lebih baik di pantai

Sebetulnya, lingkungan yang baik untuk olahraga jalan kaki adalah pantai. Kelebihannya, pantai merupakan lingkungan yang dinamis, ada air, pasir, dan gelombang laut. Kita juga akan mendapat latihan lebih berat, dan kita akan lebih cepat mendapat hasil. Sekadar contoh, dengan jalan di atas pasir, seseorang dengan bobot sekitar 75 kg akan membakar kurang lebih 275 kalori per jam. Makin empuk pasirnya, makin besar beban latihannya.

Jalan di atas pasir, membuat otot-otot kita kerja lebih keras. Pada waktu jalan, pasir menyerap getaran lebih banyak daripada jalan aspal. Mendaki bukit-bukit pasir memberikan latihan lebih besar pada otot-otot pantat. Untuk mengencangkan paha, kita dapat berjalan dalam air sedalam betis sampai pinggang.

Kita dapat dengan aman menikmati latihan bila kita memperhatikan hal-hal di bawah ini:

– Kita mulai dengan jalan perlahan-lahan dan dengan jarak pendek dahulu. Kalau kita biasanya jalan 5 km, kita mulai dengan jarak 1,5 – 3 km, dan kita tingkatkan secara bertahap.

– Rutenya pergi-pulang. Jalan hanya ke satu arah di pantai yang miring dapat menyebabkan tendinitis (radang tendon) pada pergelangan kaki atau cedera.

– Pasir panas sebaiknya kita hindari.

– Sebaiknya berhati-hati kalau kita mendapat masalah pada punggung atau pergelangan kaki lemah.

Untuk permulaan, sebaiknya kita jalan di pantai dengan sepatu pada pasir keras/padat dekat dengan pinggiran air. (Dr. Sadoso Sumosardjuno, DSOR)

Sumber : http://www.indomedia.com/intisari/2001/jan/jalankaki.htm

Advertisements
Categories: Artikel Islami

Keuntungan Rutin Berjalan Kaki

May 30, 2008 1 comment

Sedikit berbagi cerita buat temen-temen semua..sudah hampir 2 tahun saya pergi ke kampus denga menggunakan jalan kaki. Walaupun terkadang ada temen yang mau memboncengi saya. Tapi kalau di hitung, perbandingannya lebih banyak yang jalan kaki. Tak terasa saya sudah menempuh kuliah hamper 2 tahun. Jadi tak terasa pula aku berjalan kaki hamper 2 tahun pula. Dan kalau di total saya gak bisa…masalahnya tidak memperhatikan. Yang pasti sudah cukup jauh…

Tapi dari semua itu ada hikmah dan manfaat yang bisa saya peroleh.. salah satunya adalah artikel yang ada di bawah ini. Dimana ada beberapa keuntungan rutin berjalan kaki. Dan ternyata tidak sia-sia. Selain itu hikmah yang lain adalah uang bulananku tidak berkurang untuk membeli bensin yang sekarang sudah mahal. Coba kalau
dihitung-hitung, mungkin sudah banyak sekali uang yang saya keluarkan untuk membeli bensin. Jadi banyak sekali hikmah yang bisa saya dapatkan.

Tapi ada pula hal yang kurang mengenakkan yaitu ketika saya ingin bersilaturahmi dengan sanak saudara, saya tidak bisa. Karena keterbatasan transportasi. Sudah lama saya tidak berkunjung ketempat saudara. Terus hal yang lain adalah ketika saya ingin jalan-jalan untuk membeli sesuatu yang lokasinya cukup jauh dari kosku.saya pun tidak bisa. Dan ketika ingin kerja kelompok dengan teman atau ingin belajar bareng dengan teman saya pun ada kendala. Tapi intinya saya sangat senang sekali dengan berjalan kaki…

Semua orang tentu setuju bahwa jalan kaki adalah salah satu latihan aerobik paling sederhana dan teraman yang dapat kita lakukan. Nah, tahukah Anda bahwa jalan kaki akan membantu memperkuat tulang, mengontrol berat badan, dan kondisi jantung dan paru-paru.

Melakukan jalan kaki secara rutin dan konsisten adalah salah satu faktor terpenting dalam membentuk program aktivitas fisik yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berjalan kira-kira 20-25 mil per minggu lebih panjang umur beberapa tahun dibanding mereka yang tidak.

Berikut beberapa fakta tentang jalan kaki:

1. Rata-rata, jalan kaki setiap menit dapat memperpanjang hidup 1,5 sampai 2 menit.

2. Jalan kaki selama 20 menit setiap hari akan membakar 7 pound lemak per tahun.

3. Jalan kaki lebih lama setiap hari selama 40 menit adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan.

4. Jalan kaki cepat dari 20 sampai 25 menit adalah kondisi terbaik bagi jantung dan paru-paru.

Jalan kaki juga memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Memperbaiki efektivitas jantung dan paru-paru

2. Membakar lemak dalam tubuh

3. Meningkatkan metabolisme sehingga tubuh membakar kalori lebih cepat, bahkan sekalipun tengah istirahat

4. Membantu mengontrol selera makan

5. Meningkatkan energi

6. Membantu menyembuhkan stress

7. Memperlambat penuaan

8. Menurunkan tingkat kolesterol dalam darah

9. Menurunkan tingkat darah tinggi

10. Membantu mengontrol dan mencegah diabetes

11. Menurunkan beberapa resiko kanker seperti kanker prostat dan payudara

12. Membantu rehabilitasi dari serangan jantung dan stroke

13. Memperkuat otot kaki, paha dan tulang

Jalan kaki jauh lebih disenangi di banding lari atau jogging karena jalan kaki mengurangi stress pada bagian tubuh termasuk paha, lutut dan ankle. Ingatlah untuk selalu melakukan pemanasan terlebih dahulu dan pelemasan setelah jalan kaki.

Pakailah sepatu yang cocok dengan sedikit longgar di bagian depan untuk mengantisipasi pelebaran kaki saat jalan kaki dilakukan sehingga terhindar dari rasa sakit.
Semoga bermanfaat

Sumber : http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg00571.html

Categories: Mutiara Hikmah

3 Kiat Penting Melariskan Situs Anda

May 26, 2008 1 comment

Disini saya akan memaparkan tentang kiat-kiat penting agar website, atau blog atau yang laiinnya yang anda punya bisa cepat laris. maksudnya adalah agar bisa di indeks oleh google pada halaman utama. tapi tidak itu saja, mungkin situs anda bisa sering di kunjungi oleh user. artikel ini saya ambil dari detikinet.

Jakarta – Berbisnis di ranah maya? Mengapa tidak. Agar sukses berbisnis di ranah maya, faktor pentingnya terletak pada publikasi dan promosi. Caranya adalah dengan membuat situs kita dikenal oleh pengguna. Sedapat mungkin situs kita harus muncul pada halaman-halaman awal situs mesin pencari (search engine) yang dikenal dengan teknik SEO (Search Engine Optimizer).

Nah, bagaimana kiat-kiat untuk meningkatkan rating website dalam indeks search engine? Pakar bidang Internet Business dan blogger senior Indonesia, Cosa Aranda, dalam workshop yang mengambil tema “Meningkatkan Ranking Website dalam Indeks Search Engine”, di Laboratorium Komputer FMIPA Selatan UGM, Sabtu (24/5/2008), berbagi tips yang tampaknya sepele, tapi penting. Berikut kiat-kiatnya:

1.Kunci sukses pertama terletak pada konten.
Menurut Cosa, kunci sukses pertama dalam ‘melariskan’ website Anda terletak pada konten. Tulislah konten secara jujur, biarkan mengalir. Jangan mengada-ada, biarkan mengalir sealamiah mungkin. Buatlah kalimat-kalimat yang menarik dan enak dibaca, sehingga pengunjung akan senang mengunjungi situs Anda. Jangan terjebak dengan kalimat yang bertele-tele.

2.Kunci kedua adalah penulisan atribut konten
Pergunakan keyword yang berkaitan dengan konten web Anda. Jangan lupa untuk memberikan keyword utama pada judul halaman web. Anda harus pintar memilih keyword yang berpotensi untuk muncul pada search engine.

3.Kunci ketiga adalah membuat backlink
Jangan ragu untuk membuat link ke sumber lain yang terkait dengan tulisan yang Anda buat. Link-link ini ini akan memperkaya website Anda.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lengkap tentang tips menaikkan rating website, Anda bisa berkunjung ke website Cosa Aranda. Di sana Anda bisa mendapatkan tips dan trik dan hambatan-hambatan yang dapat ditemui selama berbisnis melalui internet.

Fransiska Ari Wahyu – detikinet

Categories: Artikel Islami

Istri Programmer

May 25, 2008 3 comments

hai temen2 ini ada sedikit kisah lucu. Oh yach temen-temen Sebelum memutuskan untuk menikah dengan IT Guys pikir dulu masak-masak dan jangan menyesal kemudian. Makanya perhatikan baik-baik percakapan antara seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer.

Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”

Istri: “Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?”

Suami: “Bad command or filename.”

Istri: “Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!”

Suami: “Errorneous syntax. Abort?”

Istri: “Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?”

Suami: “Variable not found…”

Istri: “OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.”

Suami: “Sharing Violation. Access denied…”

Istri: “Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main
saja?”

Suami: “Too many parameters…”

Istri: “Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang ‘idiot’ sepertimu.”

Suami: “Data type mismatch.”

Istri: “Kamu tidak berguna.”

Suami: “It’s by Default.”

Istri: “Bagaimana dengan gajimu?”

Suami: “File in use … Try later.”

Istri: “Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?”

Suami: “Unknown Virus.”

Sumber : http://www.ketawa.com

Categories: Artikel Islami

Mengingkari Nikmat Allah

May 25, 2008 Comments off

Memang benar jika dikatakan bahwa sebagian besar manusia itu adalah orang yang tidak mau bersyukur atau tidak pandai berterima kasih. Bagaimana tidak, ketika Alloh Ta’ala telah begitu banyak memberinya nikmat, baik yang sifatnya dzohir maupun batin, hal itu tidak membuat mereka sadar dan tergerak untuk semakin menambah ibadah mereka kepada Alloh. Meskipun bukan berarti Alloh butuh terhadap ibadah tersebut sebagai balasan atas nikmat yang telah Alloh berikan. Bahkan sebaliknya, kenikmatan itu justru membuat mereka semakin jauh dari ibadah kepada Alloh Ta’ala. Lalu bagaimana sikap yang benar yang harus dilakukan oleh seorang hamba?

1. Kewajiban Seorang Hamba Adalah Bersyukur Serta Tidak Kufur

Banyak sekali dalil-dalil yang terdapat di dalam Al-Kitab maupun As-Sunnah yang memerintahkan kita untuk senantiasa bersyukur kepada Alloh ‘Azza wa Jalla dan melarang kita untuk kufur terhadap nikmat-Nya.
Alloh Ta’ala berfirman yang artinya, “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu kufur terhadap (nikmat)-Ku.” (QS. 2: 152)
Syaikh Abdurrahman Naashir As-Sa’di rohimahulloh berkata, “Yakni bersyukurlah kalian terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kalian dan juga terhadap tercegahnya adzab dari kalian. Di dalam syukur harus terkandung pengakuan dan kesadaran bahwa nikmat itu semata-mata dari Alloh semata, dzikir dan pujian yang diucapkan melalaui lisannya serta ketaatan anggota badannya untuk semakin tunduk dan patuh dalam melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya”. Beliau menambahkan, “Dan karena lawan dari syukur adalah kufur, maka Alloh Ta’ala telah melarang darinya: ‘Dan janganlah kamu kufur terhadap (nikmat)-Ku’. Yang dimaksud dengan kufur di sini adalah sesuatu yang menjadi lawan dari syukur, yakni kufur terhadap nikmat-Nya. Namun terkandung juga di dalamnya, makna kufur yang sifatnya umum, yang paling besar adalah kufur kepada Alloh, kemudian berbagai macam dan jenis maksiat.” (Taisir Karimir Rohman)
Di tempat lain Alloh juga berfirman yang artinya, “Mereka mengetahui nikmat-nikmat Alloh, (tetapi) kemudian mereka meningkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. 16: 83)
Dalam menafsirkan ayat ini, Mujahid berkata bahwa maksudnya adalah kata-kata seseorang, ‘Ini adalah harta kekayaan yang diwariskan oleh nenek moyangku’. Aun bin Abdulloh mengatakan, “Yakni kata mereka, ‘Kalau bukan karena fulan tentu tidak akan menjadi begini’.” Dan menurut tafsiran Ibnu Qutaibah, “Mereka mengatakan, ‘Ini berkat syafaat sesembahan-sesembahan kita’.” (Kitaabut Tauhid, Syaikh Muhammad At-Tamimy)

2. Segala Nikmat yang Kita Terima adalah Murni Datangnya dari Alloh

Alloh berfirman yang artinya, “Dan tidak ada kenikmatan yang ada pada kalian kecuali datangnya dari Alloh.” (QS. 16: 3). Syaikh Sholih Alusy-Syaikh hafidzohulloh berkata, “Ini adalah dalil yang tegas dan jelas yang menunjukkan bahwa nikmat apa saja itu adalah dari Alloh, karena lafadz ‘nikmat’ dalam ayat ini datang dalam bentuk ‘nakiroh’ dan dalam konteks penafian. Sehingga ketika lafadz ‘nikmat’ dalam ayat ini menunjukkan sesuatu yang umum (maksudnya nikmat apa saja -ed), maka tidak bisa dikecualikan darinya suatu macam nikmat tertentu itu datangnya selain dari Alloh. Maka nikmat apa saja, baik yang besar maupun yang kecil, yang banyak maupun yang sedikit, itu semua datangnya dari Alloh semata.
Adapun hamba hanyalah merupakan sebab sampainya nikmat tersebut ke tangan mereka atau kepadamu. Apabila ada hamba yang menjadi sebab terselamatkannya dirimu dari kesusahan atau menjadi sebab dalam keberhasilanmu, maka tidaklah menunjukkan bahwa hamba tersebut adalah waliyyun ni’mah (yang memberikan nikmat), kerena sesungguhnya waliyyun ni’mah hanyalah Alloh Azza wa Jalla. Keyakinan seperti ini termasuk kesempurnaan tauhid seorang hamba, karena seorang muwahhid (orang yang sempurna tauhidnya) akan meyakini dengan seyakin-yakinnya di dalam hatinya bahwa di sana tidak ada yang dapat memberikan manfaat dan mudhorot kecuali hanyalah Alloh Robbul ‘alamin.” (At Tamhid Lii Syarhi Kitabit Tauhid).

3. Menjadi Hamba yang Bersyukur

Syukur merupakan salah satu maqom (derajat) yang tinggi dari seorang hamba. Rasa syukur itulah yang dapat membuat seorang hamba menjadi sadar dan termotivasi untuk terus beribadah kepada Alloh. Seperti yang diceritakan dari Nabi bahwasanya beliau sholat malam sampai bengkak kakinya. Ketika ditanyakan kepada beliau, “Mengapa engkau melakukan ini wahai Rosululloh, padahal sungguh Alloh telah mengampuni seluruh dosa-dosamu baik yang telah lewat ataupun yang akan datang?” Maka Rosululloh menjawab, “Tidakkah aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur?” (HR. Bukhori dan Muslim)
Sehingga ketika mengetahui ini, Iblis la’natulloh alaih, sebelum dia terusir ke dunia, berjanji kepada Alloh ‘Azza wa Jalla untuk menggelincirkan manusia dan akan menghalangi mereka untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang bersyukur.
Alloh menceritakan perkataan Iblis ini, “Kemudian sungguh akan kami datangi mereka (bani Adam) dari arah depan, arah belakang, samping kanan dan samping kiri mereka, sehingga tidak akan Kau dapati kebanyakan di antara mereka yang bersyukur.” (QS. 7: 17)
Dan terbuktilah apa yang dikatakan oleh iblis, sebagaimana yang difirmankan oleh Alloh yang artinya, “Dan sedikit sekali golongan hamba-Ku yang mau bersyukur.” (QS. 34: 13)
Termasuk bersyukur adalah kita menerima apa pun yang ada pada kita saat ini, baik yang sedikit maupun yang banyak. Karena pada hakekatnya kenikmatan yang kita terima itu tiada terkira banyaknya. Alloh berfirman yang artinya, “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Alloh, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya.” (QS. 16: 18)
Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Lihatlah orang yang yang ada di bawahmu dan janganlah kamu melihat orang yang ada di atasmu. Hal itu akan lebih baik bagimu agar kamu tidak meremehkan nikmat Alloh yang yang diberikan kepadamu.” (HR. Bukhori Muslim)

4. Bagaimana Menjadi Hamba-Nya yang Bersyukur

Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata, “Syukur itu menurut asalnya adalah adanya pengakuan akan nikmat yang telah Alloh berikan dengan cara tunduk kepada-Nya, merasa hina di hadapan-Nya dan mencintai-Nya. Maka barangsiapa yang tidak merasakan bahwa itu adalah suatu kenikmatan maka dia tidak akan mensyukurinya. Barangsiapa yang mengetahui itu adalah nikmat namun dia tidak mengetahui dari mana nikmat itu berasal, dia juga tidak akan mensyukurinya. Barangsiapa yang mengetahui itu adalah suatu nikmat dan mengetahui pula dari mana nikmat itu berasal, namun dia mengingkarinya sebagaimana orang yang mengingkari Alloh yang memberi nikmat, maka dia telah kafir. Barangsiapa yang mengetahui itu adalah suatu nikmat dan dari mana nikmat itu berasal, mengakuinya dan tidak mengingkarinya, akan tetapi ia tidak tunduk kepada-Nya dan tidak mencintai-Nya atau ridho kepada-Nya, maka ia tidak mensyukurinya. Barangsiapa yang mengetahui itu adalah nikmat dan dari mana nikmat itu berasal, mengakuinya, tunduk kepada yang memberi nikmat, mencintai-Nya dan meridhoi-Nya, dan menggunakan dalam kecintaan dan ketaatan kepada-Nya, maka inilah baru disebut sebagai orang yang bersyukur.”

5. Ancaman dan Bahaya Untuk Orang yang Kufur Nikmat

Alloh berfirman yang artinya, “Dan (ingatlah juga) ketika Robb kalian mengatakan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka ketahuilah sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih’.” (QS. 14: 7). Dalam ayat yang mulia ini, Alloh Azza wa Jalla memberikan janji kepada para hamba-Nya yang mau bersyukur, sekaligus memberikan ancaman yang keras bagi mereka yang berani untuk kufur kepada-Nya.
Bukti dari ancaman Alloh ini dapat kita lihat dari kisah-kisah orang di sekitar kita, atau dari apa yang Alloh ceritakan langsung dalam ayat-Nya tentang kisah Qorun. Alloh berfirman yang artinya, “Qorun berkata, ‘Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku’. Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasannya Alloh sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat darinya dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka. Maka keluarlah Qorun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia, ‘Semoga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan Qorun, sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar. Maka Kami benamkan Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap adzab Alloh dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).” (QS 28: 78-79 & 81). Wal iyyadzu billah… semoga Alloh menjadikan kita termasuk ke dalam golongan hamba-Nya yang bersyukur. Amiin.
***

Penulis: Abu Hudzaifah Yusuf
Artikel http://www.muslim.or.id

Categories: Artikel Islami

Teknologi dan Komputer

May 25, 2008 2 comments

berikut ini ada beberapa cerita lucu yang mungkin bisa mengurangi stress anda setelah aktifitas kuliah, kerja atau sekolah yang cukup padat, sehingga membuat penat pikiran anda. oleh sebabb itu saya menghadirkan cerita-cerita lucu ini semoga bermanfaat dan maaf jika ada yang tersinggung..hehehe..just kidding..

1. Mencari Istri Berdasarkan Karakter Komputer

Joni, seorang pakar komputer, berkeyakinan wanita yang ideal untuk dijadikan istri harus memenuhi kriteria: COMPATIBLE,UPGRADABLE, MULTI-TASKING, USER-FRIENDLY dan punya INTERFACE yang menarik sekaligus ergonomic.

Joni kurang mendukung pernikahan antar agama, menurutnya AGAMA pada dasarnya merupakan OPERATING SYSTEM dimana ajaran yang ditetapkan didalamnya merupakan NATIVE APPLICATION yang lebih pas untuk suatu jenis OS tertentu.

2. Anak Ahli Komputer

Masa lajang Joni berakhir setelah ia bertemu dengan Wina, gadis yang ia anggap memenuhi kriteria yang ditetapkan. Namun sayang, perkawinan mereka tidak berumur panjang setelah Joni mengetahui Wina mempunyai tabiat khusus yang tidak bisa dihilangkan: MULTI-USER

Kendati sudah bercerai dengan Wina, Joni memutuskan untuk membesarkan sendiri anak hasil pernikahannya dengan Wina.
Bangga dengan profesi sebagai ahli komputer, Joni berusaha sedari dini mengajarkan kepada anaknya prinsip kerja komputer. Ketika sedang memberi makan, Joni berkata,
“Nah Billy,anggap makanan disendok ini disket dan mulutmu diskdrive. Disket harus dimasukkan kedalam diskdrive”.
Si anak membuka
mulutnya dan makan.Setelah beberapa suap,si anak enggan membuka mulutnya dan terus membujuk,
“Ayo buka mulutmu,disket ini harus masuk ke dalam
diskdrive.”
Sambil menunjukkan ada butiran batu, si anak berkata, “Papa, ada virus”.
Dengan sabar Joni membuang butiran batu tersebut dan si anak mau makan lagi. Namun setelah beberapa suap,si anak berhenti makan dan Joni yang mulai tidak sabar terus meminta anaknya membuka mulut. Si anak tetap saja tidak mau makan. Setelah Joni berteriak marah, akhirnya si anak berkata,
“Papa, komputernya sedang hang…”
Joni cuma menghela nafas panjang mencoba tetap sabar. Terlintas dibenaknya untuk memformat anak badung yang ada dihadapannya.

sumber : http://www.ketawa.com

Categories: Artikel Islami

Awas Faktor Pemicu Kesyirikan!

May 25, 2008 Comments off

Setan sebagai musuh utama anak Adam tidak akan henti-hentinya mendakwahkan kesesatan dan menjauhkan manusia dari jalan Alloh sejauh-jauhnya. Alloh berfirman yang artinya, “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (Fathir: 6). Maka tidak selayaknya bagi makhluk yang berakal untuk lalai dari makar dan tipu daya mereka seperti bisikan, was-was, godaan, kerancuan dan menampakkan kebatilan dalam bentuk kebenaran.

1. Jurus Penyesatan Iblis

Ketahuilah, bahwa Iblis telah memasang berbagai jenis perangkap untuk menggiring manusia menuju neraka. Perangkap setan yang paling berbahaya ialah perangkap kesyirikan. Dari jalan inilah manusia di muka bumi ini banyak disesatkan. Alloh berfirman, “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Alloh, maka pasti Alloh mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (Al Maidah: 72)
Berikut ini beberapa jalan yang akan menuntun seseorang ke dalam lembah kesyirikan. Wal ‘iyadzubillah.

2. Berlebih-Lebihan Terhadap Orang-Orang Shalih

Sikap ekstrim dengan mengagungkan orang shalih adalah fenomena yang amat lazim kita temui, baik dulu maupun sekarang. Awalnya manusia sejak terusirnya nabi Adam ke bumi adalah masih dalam keadaan Islam. Ibnu Abbas berkata, “Dalam rentang waktu di antara nabi adam dan Nuh itu ada sepuluh generasi. Semuanya masih dalam keadaan islam.” (HR. Hakim) Setelah itu menyebarlah kesyirikan di bumi untuk kali pertamanya dengan sebab sikap ekstrim tersebut. Maka Alloh mengutus Nuh ‘alaihis salam yang menyeru untuk beribadah hanya kepada-Nya dan melarang peribadahan kepada selain-Nya. Tetapi kaum nabi Nuh justru membantahnya. “Dan mereka berkata: ‘Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr’.” (Nuh: 23)

Inilah nama-nama orang sholih yang ada pada kaum nabi Nuh ‘alaihis salam. Tatkala mereka meninggal, setan membisikkan kepada kaum ini untuk membuat gambar dan patung orang-orang shalih tersebut pada tempat ibadah mereka kemudian menamainya sesuai nama-nama mereka. Mereka beralasan dengan melihat dan mengenang patung serta gambar tersebut, mereka dapat meningkatkan semangat ibadah kepada Alloh. Dalam fase ini mereka belum menyembahnya, sampai kemudian generasi ini meninggal dan bergantilah generasi selanjutnya serta orang tidak lagi mengenal ilmu tauhid, akhirnya patung-patung tersebut disembah.
Sesungguhnya setan mengajak untuk bersikap ekstrim terhadap orang-orang shalih dan mengajak untuk beribadadah kepada kubur. Mereka membisikkan ke dalam hati manusia bahwa sesungguhnya membuat bangunan di atas kubur dan beri’tikaf di dekatnya adalah salah satu tanda cinta terhadap para nabi dan orang shalih. Begitupula berdoa di samping kubur itu mustajab (akan terkabul). Setelah itu setan memindah mereka dari tingkatan ini menuju berdoa dan bersumpah kepada Alloh dengan nama penghuni kubur tesebut. Tatkala hal ini tertanam dalam benak mereka, setan menggiring mereka untuk berdoa dan meminta kepada penghuni kubur serta meminta syafaat kepada selain Alloh, mengambil kuburan sebagai berhala atau tempat bergantung, thowaf (mengelilingi) di kuburan, menciuminya dan menyembelih hewan di sisinya. Setelah tahap ini, setan kemudian menggiring mereka menuju tingkat keempat, yaitu menyeru kepada manusia untuk beribadah kepada kubur dan menjadikannya sebagai tempat perayaan. Setelah itu membisikkan pada mereka bahwa siapa saja yang melarang hal-hal di atas, berarti mencela para nabi dan orang shalih yang merupakan orang-orang mulia (Lihat Nurut Tauhid wa Zhulumatus Syirk karya Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf Al Qahthany).

3. Membangun Masjid di Atas Kubur dan Membuat Gambar di Dalamnya

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam mengingatkankan bahaya membangun masjid di atas kubur dan menjadikan kubur sebagai masjid (baca: tempat untuk beribadah), karena ibadah kepada Alloh di dekat kubur orang-orang shalih merupakan hal yang dapat menjerumuskan ke dalam peribadatan kepada mereka. Tatkala Ummu Habibah dan Ummu Salamah menceritakan kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam tentang gereja yang ada di Habasyah (Ethiopia) yang di dalamnya terdapat gambar-gambar, beliau berkata, “Sesungguhnya mereka itu ketika seorang shalih di kalangan mereka meninggal, mereka membangun masjid di atas kuburnya, kemudian membuat gambar di dalamnya. Merekalah sejelek-jelek makhluk di sisi Alloh pada hari kiamat.” (HR. Bukhori, Muslim). Bahkan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam memperingatkan umatnya tatkala di akhir hayatnya. Beliau berkata, “Alloh melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani. Mereka menjadikan kubur para nabi mereka sebagai masjid”. Aisyah berkata, “Beliau memperingatkan dari perbuatan mereka.” (HR. Bukhori, Muslim). Beliau juga bersabda sebelum wafat, “Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang sebelum kalian menjadikan kubur para nabi dan orang shalih sebagai masjid (baca: tempat beribadah), maka sesungguhnya aku melarang kalian dari hal tersebut.” (HR. Muslim)

4. Menjadikan Kubur Sebagai Tempat Beribadah

Rosululloh mengingatkan umatnya agar tidak menjadikan kubur beliau sebagai berhala yang disembah selain Alloh, terlebih lagi apabila kubur itu kubur selain beliau. Beliau berkata, “Ya Alloh janganlah Kau jadikan kuburku sebagi berhala yang disembah. Sungguh besar kemurkaan Alloh terhadap orang yang menjadikan kubur nabi mereka sebagai masjid.” (HR. Malik, Abu Nu’aim)
Bandingkan dengan realita kaum muslimin sekarang ini. Mereka lebih senang untuk membaca Al Quran di kuburan, akan tetapi di rumahnya sendiri kosong dari bacaan Al Quran. Bukankah Rosululloh bersabda, “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan…” (HR. Abu Daud, Ahmad)

5. Menerangi Kubur (Memberinya Lentera, Lilin dll) dan Membangun Kubah di Atasnya

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam memperingatkan umatnya bahaya menerangi kubur. Hal ini karena mendirikan bangunan dan memberi penerangan di atas kubur, mengapur, memberi tulisan dan menjadikannya sebagai masjid adalah termasuk perkara-perkara yang dapat menjerumuskan ke dalam kesyirikan. Ibnu Abbas radhiyallohu ‘anhuma berkata, “Rosululloh melaknat para wanita yang banyak berziarah ke kubur, orang-orang yang menjadikannya sebagai masjid dan orang yang memberi penerangan di atasnya.” (HR. An Nasai, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah)
Rosululloh membersihkan bumi ini dari perkara-perkara yang menjerumuskan ke dalam kesyirikan. Beliau pun telah mengutus beberapa sahabatnya untuk merobohkan kubah-kubah tinggi yang ada di atas kubur dan menghancurkan gambar-gambar ataupun. Abu Al Hayyaj Al Asady berkata, Ali bin Abi Tholib berkata kepadaku, “Maukah engkau kuutus membawa tugas seperti Rosululloh telah mengutusku, yaitu janganlah engkau biarkan gambar atau patung kecuali engkau hancurkan, dan janganlah engkau biarkan kubur yang tinggi kecuali engkau ratakan.” (HR. Muslim). Wallohu A’lam bish Showab.

***
Penulis: Abu Yusuf Johan Lil Muttaqin
Artikel http://www.muslim.or.id

Categories: Artikel Islami