Home > Artikel Islami > Sandiwara Langit

Sandiwara Langit

February 3, 2009

Saya punya buku yang berjudul “SANDIWARA LANGIT” yang merupakan best seller. ternyata buku itu sudah banyak yang baca, dan saya baru tersadar dan segera membelinya.

Ketika saya beli, lalu saya baca sedikit,,waaah ternyata bagus sekali…tapi sayangnya saya belum sempat membaca sampai habis…hehehhe..

Tapi saya disini akan menuliskan sedikit tentang sandiwara langit yang saya kutip dari buku tersebut.

Secara etimologis, kata “sandiwara” berarti drama, kumpulan beberapa babak atau fragmen dalam kehidupan fiktif atau non fiktif. Sedangkan pengertian langit disini menunjuk kepada sang sutradara yakni Yang Maha Mengatur alam semesta , Allah.

Al-Quran melukiskan dunia ini hanyalah permaianan, senda gurau yang dapat melalaikan, perhiasan dan adu pamer materi yang secara keseluruhan tidak kekal abadi. sebagaimana termaktub dalam surat al-Hadid ayat 20.


Kehidupan dunia yang hampir serupa dengan pengertian sandiwara yang sudah ditakdirkan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Begitupula kehidupan lakon dalam kisah nyata buku ini yang semakin mengokohkan akan kebenaran ayat Allah.

Bagu hamba Allah, kehidupan dunia hanyalah sarana untuk mencapai keridhoan-Nya semata dengan bermodalkan kejujuran, ketegaran, keteguhan dan kegigihan akhirnya tujuan akhir tersebut inysaallah tercapai. Abu Dzar salah seorang sahabat Rasulullah pernah meriwayatkan sebuah hadits L

“Dari Abu Dzar berkata :”Sahabatku Rasulullah menasehatiku dengan empat perkataan yang sangat aku sukai”. Beliapun bersabda :”wahai Abu Dzar! Kemudikanlah perahumu, sesungguhnya laut itu sangat dalam. Perbanyaklah perbekalan, sesungguhnya perjalanan itu masih panjang. Ringankanlah beban diatas pundakmu, sesungguhnya jalan di perbukitan sangat memberatkan. Dan ikhlaslah engkau dalam bekerja, sesungguhnya orang yang mengkritik senantiasa mengawasi”.

Sungguh menarik perumpaan-perumpaan tersebut untuk disimak dan dikaji oleh kita sebagai hamba Allah.

Categories: Artikel Islami
%d bloggers like this: