Home > Artikel Islami > Dinginya Suasana di Wonogondang

Dinginya Suasana di Wonogondang

May 9, 2008


Sengaja saya buat postingan seperti itu karena saya masih teringat dengan kenangan waktu acara makrab fire sabtu kemarin. Sunggu saya sangat terkesan dengan acara tersebut. Dan baru kali ini saya mengikuti acara informatika bersama FIRE. Fire adalah Friendship of informatichs engineering. Banyak sekali kenangan bersama teman-temen. Dan khusus pada postingan ini saya ingin menceritakan tentang pengalaman saya ketika menjelang tidur.

Acara makrab kali ini bertempat di Wonogondang lebih jelasnya cukup dekat dengan gunung merapi walau agak sedikit jauh. Tapi suasana pada saat itu sangat dingin sekali. Maklum dekat dengan gunung. Nah Pada saat itu acara terakhir selesai jam 00.00 WIB. Aku dan temen2 ku langsung bergegas untuk tidur. Tapi apa yang terjadi…saya dan temen2 yang lain tidak bisa tidur dengan nyenyak dengan alasan karena cuacanya dingin banget. Malahan ada temenku yang tidak bisa tidur.

Hal yang paling membuat saya senang disertai dengan rasa menggigil adalah ketika saya hendak mengambil wudhu…air itu rasanya dingiiiin banget…sampai-sampai tubuhku menggigil kedinginan. Dan tidak kuat. Tapi mau gimana lagi. Solat shubuh tetap di tegakkan. Dan akhirnya kita sholat dengan keadaan tubuh kedinginan. Subhanallah dingin banget…

Setelah selesai sholat kami langsung pergi untuk mencari makan karena kami kelaparan. Dan sekaligus untuk menghangatkan badan. Karena apa tadi malam kita tidak makan nasi dan hanya makan snack. Jadi maklum kalau paginya kita kelaparan….

Akhirnya cahaya matahari menyinarkan bumi dan kami pun kembali keadaan semula. Yaitu penuh dengan kehangatan. Tapi tentunya hal itu tidak akan mungkin dapat saya lupakan. Karena dinginnya suasana di wonogondang……

Categories: Artikel Islami
%d bloggers like this: