Home > Artikel Islami > Seputar Bersentuhan, Pacaran & Pakaian

Seputar Bersentuhan, Pacaran & Pakaian

May 3, 2008

Temen-temen postingan ini saya ambil dari forum yang ada di klasiber. ada salah seorang yang bertanya dan saya rasa pertannyaan ini sangat bermanfaat sekali buat kita semua yang muslim. saya tidak ada maksud apa hanya berbagi pengetahuan dan ilmu mengenai agama islam ini. karena akhir-akhir ini keadaan umat muslim sungguh sangat memprihatinkan…

dan pertanyaannya pun ada 3 yaitu

1. Jelaskan mengenai hukum jika bersentuhan dengan yg bukan muhrim.

2. Bagaimana dengan pacaran menurut pandangan ISLAM itu? ada atau tidak?

3. Bagaimana menutup aurat yg benar? apakah cukup dengan tidak memperlihatkan aurat tetapi dengan pakaian yg ketat, transparan?

jawabannya :

1. menyentuh wanita non mahram Hukumnya Tidak Boleh (Haram) berdasarkan sabda Nabi Shalallahu `Alayhi Wasallam: “Aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita“. Hadits riwayat Ibnu Hibban, An Nasa’i, Ibnu Majah. Lebih tegas lagi Rasulullah bersabda: “Andaikata kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum besi, maka itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tak halal baginya” (HR. Al Baihaqi, dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no.226). Maka sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah Shalallahu `Alayhi Wasallam.

2. Pacaran ada dan boleh dalam islam kalau sudah menikah. namun kalau belum menikah maka hukumnya tidak boleh (haram). karena Rasulullah bersabda: “Janganlah sekali-kali seorang (diantara kalian) berduaan dengan wanita, kecuali dengan mahramnya” (H.R Bukhari dan Muslim). tentunya jarang ada orang pacaran dengan membawa mahramnya (mahram=orang yang tidak boleh dinikahi spt kakak kandung, orang ua dsb). shg perbuatan tersebut mengantarkan kpd perbuatan dosa yang lebih besar lg yaitu zina.

3 Menutup aurat yang benar secara umum yaitu pakaiannya tidak ketat (shg membentuk lekuk-lekuk tubuh), tidak tipis, dan menutupi seluruh aurat. ini berlaku bagi pria dan wanita sesuai dengan batasan-batasan auratnya masing-masing. maka tidak cukup hanya dengan menutupi aurat saja, namun harus diperhatikan juga jenis bahan dan ketat atau
longgarnya. Wallahu A`lam

semoga sesi tanya jawab ini bisa bermanfaat khususnya bagi saya dan semua umat muslim…
dan mohon maaf jika ada kesalahan serta mohon koreksinya…
jazakallahu…

Categories: Artikel Islami
  1. Rierie
    May 8, 2008 at 9:27 AM

    harus di sikapi dengan bijak. dan di perhatikan dengan seksama. semoga tanya jawab ini bisa membantu kita semua..dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak…

  1. No trackbacks yet.
Comments are closed.
%d bloggers like this: